Seskab Teddy Indra Wijaya memeluk siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat, Senin (26/10/2026).
Hal itu disampaikan Teddy melalui unggahan akun Instagram @sekretaris.kabinet, Senin (26/10), usai mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat. "Dalam 2 tahun pertama pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto telah membangun 265 Sekolah Rakyat, membuka kesempatan bagi lebih dari 45 ribu anak jalanan untuk kembali bersekolah," kata Teddy.
Surat untuk Presiden dari siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Ia mengaku datang tanpa pemberitahuan sebelum itu untuk melihat langsung aktivitas para siswa menjelang waktu istirahat.
"Tadi malam, sepulang dari Hambalang, saya menyempatkan diri mampir ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat.
Sengaja datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena ingin melihat langsung keseharian anak-anak menjelang waktu istirahat malam," ujarnya.
Dalam kunjungannya, Teddy melihat fasilitas sekolah hingga berdialog dengan para siswa.
"Senang sekali melihat sekolah dengan gedung baru, fasilitas lengkap, dan lokasi yang strategis.
Kepala sekolahnya seorang guru bahasa Inggris, didukung para guru dan wali asrama yang hebat-hebat, yang dengan penuh perhatian mendampingi anak-anak setiap harinya," kata Teddy.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat, untuk melihat aktivitas siswa dan fasilitas sekolah, Senin (26/10/2026). Menurutnya, Al Tariq telah kehilangan kedua orang tuanya sejak berusia tiga tahun.
"Malam itu, saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak.
Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya," ujarnya.
Teddy menyampaikan Sekolah Rakyat memberi Al Tariq kesempatan untuk kembali belajar dan mengejar cita-citanya. Seskab Teddy Indra Wijaya mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat, untuk melihat aktivitas siswa dan fasilitas sekolah, Senin (26/10/2026).
Ia berharap seluruh anak Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan dan meraih cita-citanya.
"Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak," pungkasnya.


















